Sukses

DPT Pilkada DKI 2017 Putaran 2 di Lapas Cipinang Berkurang

Liputan6.com, Jakarta - Para tahanan di Lapas Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur juga menyalurkan hak suaranya dalam Pilkada DKI 2017 putaran kedua. Hanya saja, Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdata di lembaga pemasyarakatan itu mengalami penurunan atau berkurang dibandingkan pada putaran pertama.

Kepala Lapas Klas 1 Cipinang Petrus Kunto Wiryanto menyampaikan, untuk putaran kedua ini, jumlah DPT di lembaga pemasyarakatan itu 1.108 dari total banyak tahanan 3.018 narapidana. Artinya, ada sekitar 35 persen warga binaan yang mendapatkan hak suaranya.

"Pada pilkada putaran pertama sebanyak 1.207 DPT. Artinya berkurang sekitar 99 orang. Kita ajukan Daftar Pemilih Sementara itu 2.130 orang," tutur Kunto di TPS 60 Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur, Rabu (19/4/2017).

Menurut Kunto, ada beberapa alasan dari berkurangnya jumlah DPT di Lapas Klas 1 Cipinang. Di antaranya, adanya mutasi sejumlah tahanan yang dipindah ke lapas lainnya di Jabodetabek dan tahanan bebas.

"Yang lainnya kita tanyakan punya KTP atau KK. Kalau ada yang sudah mati KTP-nya, keluarga harus segera urus. Kita sudah ajukan," jelas dia.

Ada sebanyak lima TPS yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI agar narapidana di Lapas Klas 1 Cipinang menggunakan hak pilihnya di Pilkada DKI 2017. Kelimanya terdata yakni TPS 60, 61, 62, 63, dan 64.

"Tentunya kita dibantu TNI Polri. Pengamanan pegawai seluruhnya hadir," Kunto menandaskan.

 

*Ikuti Quick Count Pilkada DKI Jakarta dari tiga lembaga survei di Liputan6.com pada Rabu 19 April 2017.

Artikel Selanjutnya
KPU DKI: Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Lampaui Target Nasional
Artikel Selanjutnya
VIDEO: Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada DKI di Lima Wilayah